INFO KAMPUS

VISI:

Menjadikan perguruan Tinggi yang mampu mencetak Ahli Madya Kebidanan yang kompeten & unggul berdasarkan prinsip pelayanan cerdas, mandiri, terampil & berjiwa kewirausahaan ditingkat nasional pada tahun 2018.

MISI:

  1. Penyelenggaraan pendidikan kebidanan yang mampu mencetak Ahli Madya Kebidanan yang kompeten & unggul berdasarkan prinsip pelayanan cerdas, mandiri, terampil & berjiwa kewirausahaan ditingkat nasional pada tahun 2018.
  2. Melaksanakan penelitian dalam rangka pengembangan ilmu kebidanan.
  3. Melaksanakan pengabdian masyarakat dalam rangka penerapan ilmu kebidanan.
  4. Melaksanakan pembinaan & pelatihan civitas akademia agari mampu menghasilkan ahli madya kebidanan yang kompeten & unggul berdasarkan prinsip pelayanan cerdas, mandiri, terampil & berjiwa kewirausahaan ditingkat nasional pada tahun 2018.
  5. Menggalang kemitraan dan kerjasama dengan institusi lain baik dalam maupun luar negeri.

Akademi Kebidanan Anugerah Bintan Tanjungpinang adalah salah satu Perguruan Tinggi Swasta di Tanjungpinang yang berdiri sejak tahun 2008 yang berada dibawah naungan Yayasan Anugerah Bintan Tanjungpinang. Hingga saat ini tahun 2017 Akbid Anugerah Bintan Tanjungpinang telah meluluskan mahasiswa sebanyak 528 lulusan sebagai Ahli Madya Kebidanan.

Sejalan dengan Visi & Misi dari Akbid Anugerah Bintan Tanjungpinang, yang mencetak Ahli Madya Kebidanan yang kompeten & unggul dalam asuhan kebidanan komunitas, berdasarkan prinsip pelayanan cerdas, mandiri, terampil & berjiwa kewirausahaan. Oleh karenanya manajemen Akbid Anugerah Bintan Tanjungpinang berkomitmen untuk terus berbenah diri, baik sarana-prasana, SDM dan program-program kegiatan akademik yang dapat menunjang dalam menghasilkan lulusan yang berkualitas dan dapat bersaing di pasar kerja baik lokal maupun internasional.

Hal ini dibuktikan dengan Akbid Anugerah Bintan Tanjungpinang telah terakreditasi pada tingkat institusi tahun 2016 dengan mendapat nilai B, oleh BAN-PT dengan SK no: 3168/SK/BAN-PT/Akred/PT/XII/2016 dan terakreditasi B pada tingkat Program Studi oleh LAM-PTKes tahun 2017 dengan SK no 0394/LAP-PTKes/Akr/Dip/VI/2017. Hal ini menjadi nilai plus bagi Akbid Anugerah Bintan Tanjungpinang, seperti nilai akreditasi menjadi persyaratan dari banyak instansi/perusahaan baik swasta maupun pemerintah dalam merekrut tenaga kerja, minimal calon tenaga kerja merupakan lulusan dari Perguruan Tinggi yang telah terakreditasi B.

Visi

Visi Akbid Anugerah Bintan Tanjungpinang adalah mewujudkan perguruan tinggi yang mampu mencetak Ahli Madya Kebidanan yang professional dan berakhlak mulia guna ikut serta mewujudkan Millenium Development Goals pada tahun 2015.

 

Misi

Misi Program studi DIII kebudanan Akbid Anugerah Bintan Tanjungpinang adalah:

1. Menyelenggarakan pendidikan kebidanan yang mampu mencetak Ahli Madya Kebidanan yang profesional dan berakhlak mulia guna ikut serta mewujudkan Millenium Development Goals pada tahun 2015.

2. Melaksanakan penelitian dalam rangka pengembangan ilmu kebidanan.

3. Melaksanakan pengabdian masyarakat dalam rangka penerapan ilmu kebidanan.

4. Melaksanakan pembinaan dan pelatihan civitas akademika agar mampu menghasilkan Ahli Madya Kebidanan yang professional dan berakhlak mulia guna ikut serta mewujudkan Millenium Development Goals pada tahun 2015.

5. Menggalang kemitraan dan kerja sama dengan institusi lain baik dalam maupun luar negeri.

 

Tujuan Program Studi

Tujuan Misi: Menyelenggarakan pendidikan kebidanan yang mampu mencetak Ahli Madya Kebidanan yang profesional dan berakhlak mulia guna ikut serta mewujudkan Millenium Development Goals pada tahun 2015, yaitu:

1. Meningkatkan kualitas seleksi calon mahasiswa.

2. Pemantapan proses belajar mengajardan system evaluasi.

3. Meningkatkan Kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan pengguna.

4. Meningkatkan angka efesiansi edukatif.

5. Menurunkan angka putus sekolah (drop out).

6. Meningkatan kemampuan lulusan.

 

Tujuan Misi: Melaksanakan penelitian dalam rangka pengembangan ilmu kebidanan, yaitu:

1. Meningkatkan penguasaan informasi tentang penelitian baik skala nasional maupun internasional.

2. Meningkatkan kuantitas penelitian.

3. Meningkatkan kualitas penelitian.

4. Meningkatkan pemanfaatan hasil penelitian.

5. Menyempurnakan kelembagaan penelitian sesuai ketentuan yang berlaku.

 

Tujuan Misi: Mengembangkan pengabdian masyarakat dalam rangka penerapan ilmu kebidanan, yaitu:

1. Meningkatkan penguasaan informasi tentang pengabdian masyarakat baik skala nasional maupun internasional.

2. Meningkatkan kualitas dan kuantitas pengabdian masyarakat.

3. Mentelenggarakan pelayanan kebidanan kepada masyarakat.

4. Menyempurnakan kelembagaan pengabdian masyarakat sesuai ketentuan yang berlaku.

 

Tujuan Misi: Melaksanakan pembinaan dan pelatihan civitas akademika agar mampu menghasilkan Ahli Madya Kebidanan yang professional dan berakhlak mulia guna ikut serta mewujudkan Millenium Development Goals pada tahun 2015, yaitu:

1. Meningkatkan Kuantitas sumber daya manusia sesuai dengan kebutuhan pengembangan institusi.

2. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui jalur formal maupun nonformal.

3. Meningkatkan sikap propesional bagi seluruh civitas akademika.

4. Meningkatkan kesejahteraan civitas akademika melalui pelayanan kebutuhan dasar maupun pengembangan pibadi.

 

Tujuan Misi: Menjalin Kerjasama dalam rangka pengembangan pendidikan kebidanan, yaitu:

1. Menjalin dan meningkatkan kerjasama dalam instansi-instansi pendidikan di dalam maupun luar negeri.

2. Menjalin dan meningkatkan kerjasama dengan instansi-instansi pelayanan kesehatan di dalam maupun luar negeri.

Tujuan Pendirian Akademi Kebidanan Anugerah Bintan Tanjungpinang

  1. Mengembangkan proses belajar mengajar di bidang kebidanan
  2. Mengembangkan pengkajian dan penelitian IPTEK, iman dan taqwa dalam bidang pelayanan kesehatan ibu dan anak
  3. Melakukan dan mengembangkan pengabdian masyarakat di bidang kesehatan khususnya kebidanan
  4. Melakukan dan mengembangkan kegiatan informasi dan inovasi dalam kesehatan ibu dan anak
  5. Mengembangkan kerjasama dengan institusi pemerintah, swasta dan masyarakat untuk pemanfaatan sumber daya yang tersedia

Bidan mempunyai peranan yang sangat strategis dalam penyampaian dan penyebarluasan serta pelaksanaan program – program kesehatan dari Pemerintah, terlebih masyarakat di tingkat bawah dan pedesaan. Disadari bahwa saat ini di Indonesia, angka kematian ibu dan anak saat melahirkan masih cukup tinggi, sedangkan angka tersebut merupakan salah satu indikator penting dari keberhasilan program pembangunan kesehatan. Melihat keadaan tersebut perlu langkah – langkah strategis dalam mengatasi permasalahan tersebut baik dari provider maupun dari masyarakat. Dari aspek provider langkah yang ditempuh yang berdampak cukup efektif adalah dengan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan khususnya pelayanan kebidanan.

Pergeseran paradigma sehat dari client oriented ke community oriented dituntut kemampuan dan kemandirian seorang provider khususnya tenaga kebidanan dalam mengidentifikasi, menganalisa dan melakukan problema solving terhadap permasalahan yang ada di masyarakat. Kompetensi ini hanya mampu dilakukan oleh seorang provider (bidan) yang profesional. Bidan saat ini rata – rata bersifat okupasi – strata DI – bukan berbasis pada profesional sehingga keberadaan bidan perlu ditingkatkan ke program lebih lanjut yaitu DIII (Diploma) Kebidanan. Upaya ini sebagai bagian dari tuntutan kualitas pelayanan kesehatan di masyarakat.

Melihat gambaran di atas peningkatan bidan menjadi profesional sudah menjadi kebutuhan, hal ini juga disampaikan dalam Loka Karya “ Memantapkan Pendidikan Bidan Profesional “ yang diselenggarakan oleh Pusat Pendidikan Tenaga Kesehatan Badan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan Departemen Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial, pada tanggal 24 Juni 2001 bahwa proyeksi kebutuhan tenaga kesehatan pada tahun 2010 sebesar 2.240.000 tenaga, sedangkan kebutuhan bidan sebesar 228.042 tenaga.

Suatu kebutuhan yang cukup besar bila kita tidak mempersiapkan secara matang dan terencana. Memperhatikan kenyataan tersebut maka Yayasan Anugerah Bintan Tanjungpinang mengupayakan berdirinya “Akademi Kebidanan Anugerah Bintan Tanjungpinang“ sebagai wujud partisipasi dalam membantu memecahkan kekurangan tenaga bidan dengan pendidikan minimal DIII untuk daerah Kota Tanjungpinang dan sekitarnya. Keberlanjutan program Akademi Kebidanan Anugerah Bintan Tanjungpinang dimungkinkan untuk dapat dipertahankan melihat kebutuhan lulusan D III Kebidanan masih sangat dibutuhkan di Propinsi Kepulauan Riau khususnya, dan propinsi-propinsi lain yang letaknya berdekatan secara geografis yang sebagian besar wilayahnya merupakan desa-desa terpencil.