INFO KAMPUS

Telah dibuka Penerimaan Mahasiswa Baru AKBID Anugerah Bintan T.A 2018/2019

SISTEM ONE DAY SERVICE

Akbid Anugerah Bintan Tanjungpinang membuka pendaftaran mahasiswa baru, dengan sistem One Day Service yaitu sistem penerimaan melalui proses ujian seleksi dalam satu hari, terdiri dari:

  • Ujian tertulis, Computer Base Test (CBT)
  • Tes Kesehatan
  • Wawancara

Pelaksanaa ujian seleksi di Kampus Akbid Anugerah Bintan setiap hari kerja. Saat mendaftar calon Mahasiswa Baru membawa berkas sebagai berikut:

  • Fotokopi Ijazah atau Surat Tanda Lulus 1 lembar
  • Fotokopi transkrip nilai 1 lembar
  • Fotokopi Akte kelahiran 1 lembar
  • Fotokopi KTP 1 lembar
  • Pas foto 4x6 2 lembar

Penerimaan mahasiswa baru dibuka pada: JANUARI – SEPTEMBER

Untuk informasi lebih lanjut sila hubungi: No Tel Panitia : 0771 4440144 atau 0771 4440040 No HP / WA : 085271587891

Persyaratan Umum:

  • Wanita
  • Warga Negara Indonesia
  • Lulusan SMA/SMU/MA/SPK/SMK yang sederajat
  • Tinggi badan minimal 150cm
  • Berbadan sehat, tidak cacat fisik, tidak buta warna, & tidak gagu yang dapat mengganggu tugas sebagai bidan

Dewasa ini, banyak program yang telah dilaksakan oleh pemerintah dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Namun, program-program tersebut belum berjalan secara optimal. Hal ini dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satunya seperti rendahnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan, terutama pada masyarakat desa, yang jarang terpapar dengan tenaga kesehatan. Oleh karena itu, saat ini pemerinah lebih memfokuskan perhatiannya kepada peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat desa terhadap kesehatan. Sehingga pemerintah membuat program-program yang dapat mengembangkan potensi masyarakat dengan menciptakan masyarakat desa yang berperilaku sehat secara mandiri. Adapun program yang dijalankan pemerintah untuk meningkatkat derajat kesehatan masyarakat desa melalui peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat adalah Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa (PKMD).

PKMD (Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa) merupakan kegiatan masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan dan peningkatan berbagai pelayanan yang diperlukan masyarakat untuk mencapai kesejahteraan masyarakat yang lebih baik. Oleh karena itu, dalam pelaksanaan program PKMD sebagai bagian dari pembangunan desa perlu didukung dan dilaksanakan bersama-sama secara terpadu oleh pemerintah dan seluruh masyarakat.

Pembangunan kesehatan masyarakat desa adalah rangkaian kegiatan masyarakat yang dilaksanakan atas dasar gotong royong dan swadaya dalam rangka menolong diri sendiri dalam memecahkan masalah untuk memenuhi kebutuhannya di bidang kesehatan dan di bidang lain yang berkaitan agar mampu mencapai kehidupan yang sehat sejahtera.

Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa (PKMD) adalah rangkaian kegiatan masyarakat yang dilakukan berdasarkan gotong-royong, swadaya masyarakat dalam rangka menolong mereka sendiri untuk mengenal dan memecahkan masalah atau kebutuhan yang dirasakan masyarakat, baik dalam bidang kesehatan maupun bidang yang berkaitan dengan kesehatan, agar mampu memelihara kehidupannya yang sehat dalam rangka meningkatkan mutu hidup dan kesejahteraan masyarakat.

PKMD adalah kegiatan pelayanan kesehatan yang pelaksanaannya didasarkan melalui sistem pelayanan puskesmas, dimana dalam mengembangkan kegiatan-kegiatan kesehatan oleh lembaga ini diikutsertakan anggota-anggota masyarakat di pedusunan melalui segala pengarahan untuk menimbulkan kesadaran secara aktif di dalam ikut membantu memecahkan dan mengembangkan usaha-usaha kesehatan di desanya.

Akbid Anugerah Bintan telah melaksanakan PKMD yang diadakan tanggal 18 Desember 2017 hingga 13 Januari 2018, Tujuan dari diadakannya adalah :

1. Menumbuhkan kegiatan dan kesadaran masyarakat akan potensi yang dimilikinya untuk menolong diri mereka sendiri dalam meningkatkan mutu hidup mereka.

2. Mengembangkan kemampuan dan prakarsa masyarakat untuk berperan secara aktif dan berswadaya dalam meningkatkan kesejahteraan mereka sendiri.

3. Menghasilkan lebih banyak tenaga-tenaga masyarakat setempat yang mampu, terampil serta mau berperan aktif dalam pembangunan desa.

4. Membentuk kader-kader kesehatan yang berasal dari masyarakat yang mampu dan aktif dalam program pembangunan kegiatan desa.

5. Terjalinnya kerja sama kegiatan dari berbagai sektor masyarakat dengan pemerintah secara terpadu.

6. Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dengan turunnya angka kelahiran, kematian, kesakitan, dan perbaikan status gizi masyarakat.